Pascasarjana News, Semarang, 1 September 2026 – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag, memberikan pesan inspiratif kepada para mahasiswa dalam kegiatan Studium General Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Dalam sambutannya, Rektor mengajak mahasiswa untuk tidak merasa rendah diri karena berasal dari daerah atau latar belakang sederhana, sebab keterbatasan tempat asal bukanlah penghalang untuk meraih prestasi besar.
Prof. Musahadi menegaskan bahwa banyak tokoh besar dunia lahir dari lingkungan yang jauh dari pusat kemajuan, bahkan dari desa dan daerah terpencil. Namun, dengan semangat belajar, kerja keras, dan ketekunan, mereka mampu memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan dunia.
“Jangan pernah minder hanya karena berasal dari desa. Desa bukan batas bagi masa depan. Justru dari desa bisa lahir generasi yang mampu mengguncang dunia,” pesan Rektor di hadapan para peserta Studium General.
Menurutnya, mahasiswa UIN Walisongo harus memiliki kepercayaan diri, wawasan global, serta semangat untuk terus mengembangkan kapasitas akademik dan intelektual. Pendidikan tinggi bukan hanya tentang memperoleh gelar, tetapi juga membangun karakter, memperluas jejaring, dan menyiapkan diri menjadi pemimpin yang mampu menghadapi tantangan zaman.
Rektor juga mengingatkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan saat ini bergerak sangat cepat. Karena itu, mahasiswa harus memiliki tradisi membaca, melakukan riset, berpikir kritis, serta terbuka terhadap berbagai perkembangan keilmuan dari tingkat nasional hingga internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Musahadi juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Studium General yang menghadirkan para akademisi dan pakar dari berbagai bidang. Menurutnya, forum ilmiah semacam ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk memperkaya perspektif dan melihat peluang kontribusi ilmu pengetahuan bagi kemajuan bangsa.
“Jadilah generasi yang percaya diri, memiliki mimpi besar, dan terus berusaha mewujudkannya. Latar belakang bukan alasan untuk berhenti melangkah. Dari mana pun kita berasal, kita memiliki kesempatan untuk memberi manfaat dan menghadirkan perubahan,” tuturnya.
Melalui Studium General Semester Gasal 2026/2027, UIN Walisongo berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk mengembangkan diri, memperkuat tradisi akademik, dan menjadi insan intelektual yang mampu membawa nama baik almamater di tingkat nasional maupun global.
(Wd, 1/9/2026)
