Pascasarjana News, Semarang, 26 Agustus 2026 — Pascasarjana UIN Walisongo Semarang kembali menggelar ujian tesis bagi mahasiswa internasional. Dalam kesempatan tersebut, Miss Hasanah Doloh, mahasiswa asal Thailand, mempresentasikan hasil penelitian tesis mengenai penanganan konflik keluarga muallaf di wilayah selatan Thailand.

Penelitian Hasanah Doloh mengkaji kontribusi Majelis Agama Islam Yala dalam menangani konflik keluarga muallaf, serta menganalisis kontribusi tersebut melalui perspektif maqāṣid al-syarī‘ah. Kajian ini berangkat dari realitas masyarakat Muslim di wilayah selatan Thailand, khususnya Yala, Pattani, dan Narathiwat, yang memiliki karakter sosial-keagamaan yang berbeda dengan wilayah Thailand lainnya.

Dalam penelitiannya, Hasanah menemukan sejumlah bentuk konflik yang dihadapi keluarga muallaf, antara lain persoalan perwalian nikah, harta waris, pengurusan jenazah, ekonomi keluarga, konflik rumah tangga, serta hubungan keluarga setelah seseorang memeluk Islam.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa Majelis Agama Islam Yala berperan melalui penguatan jaringan, norma, dan kepercayaan. Jaringan dibangun melalui hubungan internal, formal dengan lembaga terkait, jaringan informal, kerja sama antarlembaga keagamaan di kawasan selatan Thailand, serta hubungan eksternal. Sementara itu, aspek norma mencakup norma hukum, administratif, keagamaan, dan sosial.

Dari perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, kontribusi Majelis dianalisis melalui lima prinsip utama, yaitu ḥifẓ al-dīn (perlindungan agama), ḥifẓ al-nafs (perlindungan jiwa), ḥifẓ al-‘aql (perlindungan akal), ḥifẓ al-nasl (perlindungan keturunan), dan ḥifẓ al-māl (perlindungan harta).

Ujian tesis dipimpin oleh Dr. H. Agus Nurhadi, MA selaku ketua penguji, dengan Prof. Dr. Safii, M.Ag sebagai sekretaris penguji. Adapun tim pembimbing terdiri atas Ibnu Fikri, MSI, Ph.D dan Dr. Widiastuti, M.Ag, sedangkan Dr. Supangat, M.Ag bertindak sebagai penguji utama.

Melalui penelitian ini, Hasanah Doloh diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian hukum keluarga Islam dan sosiologi hukum, khususnya mengenai penyelesaian konflik keluarga muallaf dalam konteks masyarakat Muslim minoritas. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga keagamaan dalam meningkatkan layanan pendampingan dan mediasi bagi keluarga muallaf.

Ujian tesis tersebut menjadi bagian dari komitmen Pascasarjana UIN Walisongo dalam mengembangkan tradisi akademik yang terbuka terhadap kajian-kajian Islam dalam konteks global, termasuk dinamika masyarakat Muslim di kawasan Asia Tenggara.

(Wd, 26/08/2026)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *