Pascasarjana News, Semarang, 20 Agustus 2026 — Pascasarjana UIN Walisongo Semarang menggelar rapat persiapan perkuliahan semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027 bersama para kaprodi-sekprodi dan dosen pengampu mata kuliah. Rapat dibuka oleh Wakil Direktur Pascasarjana, Dr. Nur Fathoni, M.Ag., dan dilanjutkan dengan pengarahan Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Muhyar Fanani, M.Ag.
Perkuliahan semester ganjil dijadwalkan berlangsung 1 September–31 Desember 2026. Salah satu agenda utama adalah kesiapan penerapan blended learning dengan komposisi 60 persen luring dan 40 persen daring. Pengaturan jadwal luring dapat disesuaikan melalui kesepakatan dosen dan mahasiswa, terutama untuk mengakomodasi mahasiswa yang berasal dari luar daerah atau memiliki aktivitas profesional.
Prof. Muhyar juga menekankan pentingnya pemantauan mahasiswa yang mendekati batas masa studi. Para dosen dan pengelola program studi diminta aktif mendampingi mahasiswa semester akhir agar mampu menyelesaikan tesis dan disertasi tepat waktu. Pascasarjana juga akan mendorong program percepatan penyelesaian tugas akhir.
Dalam rangka memperkuat atmosfer akademik internasional, Pascasarjana akan mengembangkan diskusi akademik rutin bulanan, termasuk forum berbahasa asing. Para dosen yang memiliki kompetensi bahasa asing didorong untuk berkontribusi sebagai narasumber.
Pada bidang penelitian dan publikasi, Pascasarjana menargetkan peningkatan kualitas dan akreditasi jurnal menuju indeksasi internasional, termasuk Scopus, sekaligus mendorong produktivitas riset dosen dan mahasiswa. Kualitas RPS dan perangkat pembelajaran juga menjadi perhatian agar seluruh mata kuliah memiliki perangkat akademik yang lengkap dan sesuai capaian pembelajaran.
Rapat turut membahas strategi meningkatkan penerimaan mahasiswa baru dan memperkuat jejaring kerja sama kelembagaan. Dari 204 mahasiswa, sebanyak 32 merupakan mahasiswa mandiri, sedangkan sebagian besar lainnya berasal dari berbagai skema kerja sama. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya keberlanjutan dan perluasan kerja sama dalam mendukung pengembangan Pascasarjana.
Menutup kegiatan, Prof. Muhyar mengajak seluruh kaprodi-sekprodi dan dosen menjadikan semester ganjil 2026/2027 sebagai momentum memperkuat mutu pembelajaran, riset, publikasi, atmosfer akademik internasional, serta pelayanan kepada mahasiswa.
Dr. Nur Fathoni menegaskan bahwa rapat tersebut merupakan bagian dari konsolidasi untuk menyamakan persepsi seluruh unsur Pascasarjana dalam menyambut perkuliahan semester baru.
Dengan koordinasi antara pimpinan, kaprodi-sekprodi, dosen, dan tenaga kependidikan, Pascasarjana UIN Walisongo optimistis perkuliahan semester ganjil 2026/2027 dapat berlangsung lebih tertib, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu akademik.
(Wd, 20/8/26)
