Pascasarjana News, Semarang, 10 Agustus 2026 — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., secara resmi membuka International Seminar on Indonesian Islam and Global Affairs yang menghadirkan akademisi, peneliti, dan cendekiawan dari berbagai negara.

Dalam sambutannya, Prof. Musahadi menyampaikan bahwa seminar ini menjadi ruang akademik untuk mempertemukan nilai-nilai keislaman, kajian ilmiah, dan berbagai persoalan global. Tema “Indonesian Islam and Global Affairs” dinilai relevan untuk membahas kontribusi Islam Indonesia dalam menghadapi tantangan dunia kontemporer.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai ruang dialog antara agama, ilmu pengetahuan, dan realitas global. Berbagai persoalan seperti konflik kemanusiaan, meningkatnya sentimen anti-Muslim, polarisasi politik, serta tantangan menjaga kohesi sosial membutuhkan kajian akademik yang komprehensif.

“Sebagai akademisi, kita tidak hanya melihat berbagai peristiwa global sebagai berita, tetapi sebagai tantangan struktural yang menyangkut martabat dan kemanusiaan,” ujar Prof. Musahadi.

Ia menegaskan bahwa Islam Indonesia memiliki pengalaman penting yang dapat memberikan kontribusi global, terutama melalui nilai wasathiyah (moderasi Islam) dan unity of sciences (integrasi keilmuan). Moderasi Islam, menurutnya, menunjukkan bahwa nilai agama, demokrasi, dan pluralisme dapat berjalan secara harmonis.

Selain itu, pendekatan integrasi keilmuan diperlukan untuk menjawab berbagai persoalan global melalui kolaborasi antara ilmu agama, sosial, politik, hukum internasional, dan disiplin ilmu lainnya.

“Universitas harus menjadi laboratorium intelektual untuk memahami persoalan nyata, menghasilkan penelitian, dan memberikan kontribusi bagi penyelesaian masalah global,” tambahnya.

Seminar ini menghadirkan sejumlah akademisi internasional, di antaranya Professor Robert W. Hefner, pakar civic Islam; Professor Sumanto Al Qurtuby, M.A., Ph.D., ahli hubungan antaragama dan studi Timur Tengah; serta Prof. Dr. H. Mufti Banani, M.H., akademisi bidang integrasi keilmuan.

Prof. Musahadi berharap seminar ini menjadi ruang dialog akademik yang produktif serta memperkuat jejaring internasional dalam pengembangan kajian Islam Indonesia.

Kegiatan International Seminar on Indonesian Islam and Global Affairs merupakan bagian dari komitmen UIN Walisongo Semarang dalam memperkuat tradisi akademik dan menghadirkan kontribusi pemikiran Islam Indonesia bagi dunia global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *