Pascasarjana News, 27/7/26, Semarang – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar Rapat Koordinasi Perdana Penjadwalan Perkuliahan yang diikuti oleh Direktur, Wakil Direktur, para Ketua Program Studi (Kaprodi), Sekretaris Program Studi (Sekprodi), Kasubag Akademik serta jajaran terkait di lingkungan Pascasarjana. Rapat ini menjadi momentum awal dalam menyatukan mekanisme penyusunan jadwal perkuliahan setelah pengelolaannya berada di bawah koordinasi Pascasarjana.
Dalam arahannya, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Muhyar Fanani, M.Ag, menegaskan bahwa proses transisi tata kelola penjadwalan merupakan bagian dari upaya membangun sistem akademik yang lebih terintegrasi. Seluruh unsur di lingkungan Pascasarjana diharapkan dapat berkolaborasi dan beradaptasi sehingga setiap tantangan dapat diselesaikan secara bertahap melalui koordinasi yang baik.
Rapat menghasilkan sejumlah poin strategis sebagai pedoman penyusunan jadwal perkuliahan semester mendatang. Pertama, program studi diminta mengutamakan dosen homebase dalam pembagian beban mengajar. Langkah ini bertujuan memastikan pemenuhan kewajiban akademik dosen sekaligus mendukung pelaksanaan Beban Kerja Dosen (BKD).
Kedua, Pascasarjana akan melakukan pemantauan terhadap distribusi beban mengajar dosen melalui sistem akademik. Program studi diharapkan aktif berkoordinasi dengan fakultas apabila terdapat dosen homebase yang belum memenuhi beban mengajar minimal sesuai ketentuan.
Ketiga, rapat menegaskan pentingnya optimalisasi sistem perwalian bagi mahasiswa program magister maupun doktor. Penataan kembali dosen wali diharapkan mampu memperkuat pendampingan akademik sehingga mahasiswa memperoleh layanan konsultasi yang lebih optimal selama masa studi.
Keempat, hasil Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) akan menjadi salah satu indikator dalam pemberian tugas mengajar. Masukan mahasiswa dipandang sebagai instrumen penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendorong dosen memberikan layanan akademik yang semakin profesional.
Kelima, Pascasarjana mendorong optimalisasi pemanfaatan dosen internal UIN Walisongo dalam penyelenggaraan perkuliahan. Selain memperkuat kualitas sumber daya akademik, kebijakan tersebut juga mendukung pemenuhan indikator akreditasi program studi.
Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan bahwa Pascasarjana perlu terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa. Sebagai unit yang sebagian besar pendanaannya didukung melalui skema Badan Layanan Umum (BLU), kepuasan mahasiswa menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat serta meningkatkan daya saing program studi.
Mengakhiri rapat, setiap Ketua Program Studi diminta memaparkan kesiapan penjadwalan perkuliahan di program studi masing-masing sebagai dasar penyusunan jadwal terpadu Pascasarjana. Melalui rapat koordinasi ini, Pascasarjana UIN Walisongo berharap tercipta sistem penjadwalan yang lebih efektif, terkoordinasi, dan mampu mendukung peningkatan mutu layanan akademik secara berkelanjutan (Wd, 27/7/26).
