Pascasarjana News, Semarang 4 Desember 2025. Pascasarjana UIN Walisongo mengadakan Studium General semester gasal 2025-2026 dengan mendatangkan narasumber Maria Kardashevskaya, Ph.D. Dosen Universitas Manitoba Kanada. Tema yang dibahas dalam Studium General tersebut adalah “Pendekatan Decolonial Ethnography dalam Penelitian di Indonesia.” Decolonial Ethnography merupakan sebuah pendekatan baru sehingga memiliki tingkat novelty yang tinggi untuk mengkaji berbagai persoalan keislaman. Mengutip pendapat Alfin Todler terkait 3 gelombang peradaban manusia yang terdiri dari agricultural, industrial, dan informasi, saat ini kita sudah sampai pada tahapan yang ketiga, sehingga harus selalu up date dengan berbagai perkembangan ilmu pengetahuan universal. Islam sangat mendukung berbagai penelitian untuk memajukan pengetahuan. Demikian juga penelitian terkait ethnography. Pada mulanya pendekatan ini memang dikenal sebagai pendekatan yang dimanfaatkan untuk kolonialisasi, sehingga wajar jika sebagian kita sudah pesimis atau alergi. Ternyata dalam perkembangannya sekarang ini sudah berubah sama sekali sehingga justru sangat dibutuhkan untuk mengembangkan ilmu keislaman. Pendekatan tersebut selain dapat mengkritisi perspektif dominan (penjajah), dapat pula untuk mengeksplore suara kelompok yang terpinggirkan serta mempromosikan kesetaraan kekuasaan (Wd).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *