Home / BERANDA / TUTUR KATAMU JENDELA HATIMU (23)

TUTUR KATAMU JENDELA HATIMU (23)

TUTUR KATAMU JENDELA HATIMU (23)
Oleh Ahmad Rofiq
Nyanyian suara dedaunan memecah kesunyian malam
Indah nan nyaman dirasakan alunan tasbih membahana
Manusia diciptakan dengan kekhalifahan sejahterakan alam
Beribadah menuju keabadian, agar tak sedih di alam fana
*
Bunga mawar merah di tengah kuncup, tebarkan pesona indah
Bunga melati berwarna putih, aroma wangi pun tersebar
Jalankan amar ma’ruf nahy munkar, dan ajarkan kebaikan
Hidup berarti dan manfaat harus diraih, agar kebaikan berkibar
**
Salamatu l-insan fi hifdhi l-lisan itu kata bijak mahfudhat
Juga al-muslimu man salima al-muslimuna min lisanihi wa yadihi
Keselamatan manusia itu dalam menjaga lisannya, supaya dirawat
Keberagamaanmu, jika lisan dan tanganmu buat orang lain nyaman di hati
***
Pengin sehat kadang perlu jamu, terasa pahit namun menyehatkan
Jaga makan sesuai kebutuhanmu, jangan ikuti keinginan dan serampangan
Pengin hebat jaga tutur katamu, agar orang lain tak terasa sakit tapi nyaman
Tutur lisan itu jendela hatimu, cerminan hati, dan iman, serta ketaqwaan
****
Wisata religi ke Payakumbuh, Sumatra Barat, di Bukittinggi bersinggah
Lihat Jam Gadang, pertanda waktu, dan telah menjadi ikon dan identitas
Luka hati, tak mudah sembuh, akibat tutur kata tajam meski tak berdarah
Luka sepanjang hidup, habiskan waktu, tak terlupakan dan lampaui batas
*****
Ke Wonogiri dekat pantai selatan, Sabda Sakti Nugraha ing Praja itu motonya
Stabilitas, undang-undang, koordinasi, sasaran, evaluasi, semangat juang, semboyannya
Evaluasi diri, taat mengabdi Tuhan, rendah hati, wibawa dan marwah dapatnya
Identitas diri kan dikenang, mulat sariro hangroso wani, melihat semua kekurangannya
******
Hari Jumat, dikenal hari berkah, dan bergegas menjalankan ibadah
Jangan lupa wewangian, itu ajaran dari Rasulullah pembawa risalah
Mari bertaubat, bersihkan dosa dengan ikhlas dan hati penuh pasrah
Buang semua kedhaliman, agar berkah berlimpah dari Dzat Maha Pemurah
Pascasarjana UIN Walisongo, 1/2/2019.

Check Also

ISTAFTI QALBAKA WA LAU AFTAAKA N-NAS (56)

Oleh Ahmad Rofiq Assalamualaikum wrwb.        Segala puji hanya milik Allah.  Mari kita …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *